Mitra Banten News | TANGERANG – PT Pertamina Patra Niaga akan melakukan penelusuran terkait adanya dugaan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi jenis pertalite di SPBU 34.156.03 Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang-Banten.
Hal itu disampaikan langsung oleh Officer Communication Relation Regional Jawa Barat Pertamina Patra Niaga, Gayuh Mustiko, terkait informasi yang diterima pihaknya bakal melakukan penelusuran terhadap SPBU Sumur Bandung.
“Akan kami coba Telusuri,” katanya, Selasa (25/2/25).
Sebelumnya, SPBU 34.156.03 Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Diduga kuat telah melakukan pengisian BBM bersubsidi jenis pertalite ke sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nopol A 157x FC.
Dari pengakuan supir mobil Daihatsu Xenia itu, jika dirinya mengaku bahwa memang kerap membeli BBM bersubsidi jenis pertalite di SPBU Sumur Bandung lalu ditimbun untuk di jual kembali.
“Saya biasanya beli BBM pertalite di SPBU Sumur Bandung ini tengah malam sekira pukul 11:00 WIB, setiap ngisi pertalite full saya lebihin Rp. 10.000 ribu untuk operator,” bebernya.
Masih kata supir mobil Daihatsu Xenia yang namanya tidak mau menyebutkan tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ilegal yang dilakukan itu sudah cukup lama.
“Kegiataan begini saya ini sudah lama, bahkan rutinitas saya setiap malam ya membeli pertalite, kalau malam ini saya baru dua kali masuk ke SPBU Sumur Bandung,” katanya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Siti Hani merupakan pihak SPBU Sumur Bandung 34.156.03 melalui pengawas, namun sayang, Siti Hani tidak memberikan komentar atau penjelasan terkait dugaan telah terjadinya penyelewengan penjualan BBM bersubsidi di SPBU-nya. (RZ)