Mitra Banten News | JAKARTA – Nana Mardiana, mantan istri dari pedangdut legendaris Imam S Arifin, memutuskan untuk meninggalkan dunia nyanyi yang telah membesarkan namanya. Keputusan ini diambil setelah berbagai cobaan hidup yang ia alami, termasuk kebangkrutan usaha bakery yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan utama bagi dirinya dan dua anaknya.
“Usaha saya sempat maju dan bahkan bisa memberangkatkan puluhan karyawan untuk umrah. Tapi ketika pandemi Covid-19 melanda, semuanya runtuh. Saya ikhlas karena saya tahu semua ini adalah kehendak Allah,” ujar Nana saat ditemui di Hotel Aston Bekasi baru-baru ini, (23/1/2025).
Mencoba Bangkit dari Titik Nol
Pasca kebangkrutan, Nana mencoba bangkit dengan kembali ke dunia tarik suara dan merambah dunia politik bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, ia juga memulai usaha baru di bidang material alam, meski harus rela meninggalkan keglamoran hidupnya sebagai seorang pedangdut.
“Orang sering bertanya, kenapa saya mau berpanas-panasan dan kehujanan untuk bisnis material alam. Tapi demi anak-anak, saya siap melakukan apapun asalkan halal,” tutur Nana dengan tegas.
Bayang-bayang Nama Besar Imam S Arifin
Meski berusaha kembali ke panggung hiburan, Nana mengaku kesulitan bangkit karena bayang-bayang nama besar almarhum Imam S Arifin. “Nama besar Mas Imam seolah menjadi tembok besar bagi karier saya di dunia dangdut. Saya merasa sangat sulit untuk bangkit lagi,” ungkapnya.
Keadaan tersebut membuat Nana memikirkan untuk meninggalkan dunia nyanyi sepenuhnya dan fokus pada bisnis material alam. “Saya rasa ini saatnya untuk total di bidang lain. Dunia nyanyi sepertinya bukan lagi jalan saya,” tambahnya.
Kisah Hidup Nana di Channel YouTube
Bagi yang ingin mengetahui lebih banyak tentang perjalanan hidup Nana Mardiana, ia menyarankan untuk menonton program Lakone di Channel YouTube Forwanofficial mulai Rabu, 25 Januari 2025, pukul 10 pagi.
Meski hidup penuh lika-liku, Nana Mardiana tetap menunjukkan keteguhan hati dan keikhlasannya dalam menjalani berbagai ujian. Semangatnya untuk terus berjuang demi kedua anaknya menjadi inspirasi tersendiri bagi banyak orang. (Kelana Peterson)